Di samping hardware dan software, brainware adalah salah satu bagian dari komponen komputer yang tidak dapat dipisahkan. Meski demikian, ternyata beberapa orang masih asing dengan istilah brainware.

Padahal, suatu komputer tidak akan dapat beroperasi tanpa adanya brainware lho, Sob. Untuk itu, yuk pahami lebih lanjut seputar apa itu brainware dalam ulasan berikut ini!

Apa itu brainware?

Pengertian brainware adalah seseorang yang mengoperasikan perangkat komputer, baik yang bentuknya perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware).

Secara garis besar, peranan brainware adalah untuk memastikan jika perangkat komputer yang digunakan beroperasi sesuai keinginan penggunanya.

Meskipun perangkat komputer memang sudah didesain canggih, akan tetapi masih butuh dieksplorasi dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan bidang pekerjaan. Sehingga brainware adalah komponen penting dalam mengatur proses komputer bekerja secara optimal dan terarah.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa hubungan hardware, software, dan brainware adalah saling berkaitan satu sama lain. Tidak ada yang paling penting, sebab semuanya mempunyai peranan masing-masing. Apabila ketiganya seimbang, maka program komputer pun menjadi lancar untuk digunakan.

Fungsi brainware

Brainware mempunyai beberapa fungsi utama yang wajib banget kamu ketahui, Sob. Karena memungkinkan fungsinya lebih dari satu, tentunya brainware adalah bagian penting dari berjalannya sebuah sistem komputer saat beroperasi.

1. Sebagai administrator

Fungsi brainware adalah sebagai administrator. Administrator mempunyai peran untuk memastikan jika struktur jaringan pada komputer sudah tertata dengan baik. Tanpa adanya administrator, tentu saja komputer nggak akan bisa beroperasi secara optimal karena tidak menetapkan aturan-aturan yang seharusnya ditetapkan.

2. Sebagai programmer

Selanjutnya, fungsi brainware adalah sebagai programmer. Melakukan perancangan merupakan tugas utama dari seorang programmer. Jadi, programmer akan menentukan bagaimana program komputer nantinya berjalan serta memastikan keamanan program terlindungi dari crashing maupun virus.

3. Sebagai operator

Fungsi brainware sebagai seorang operator adalah melakukan maintenance (perawatan) sistem setelah program selesai diciptakan oleh seorang programmer. Selain itu, operator juga melakukan pemantauan dan memastikan jika perangkat komputer sudah berjalan sebagaimana mestinya.

Komponen brainware

Terdapat dua jenis komponen brainware yang mempunyai tugas masing-masing dalam pengoperasian komputer, yakni hardware dan software engineer.

1. Hardware engineer

Salah satu komponen brainware adalah hardware engineer. Seperti namanya, hardware engineer berfokus pada perangkat keras komputer yang akan mengelola pengembangan teknik atau meningkatkan kualitas produk, baik melakukan modifikasi hingga ekspansi program komputer yang lebih profesional dibandingkan sebelumnya.

2. Software engineer

Lebih berfokus pada jaringan dalam komputer, software engineer bertugas untuk merancang program baru yang nantinya bisa saja dilakukan peningkatan jika saja dibutuhkan.

Jenis-jenis brainware

Jenis-jenis brainware saat ini sudah beragam karena sistem komputer juga sudah merambah ke berbagai macam aspek pekerjaan. Terlebih lagi, dengan digitalisasi yang semakin pesat pertumbuhannya, sehingga dibutuhkan program komputer mumpuni yang mampu mendukung kinerja dan aktivitas sehari-hari.

Lalu, apa saja ya jenis-jenis brainware yang ada? Yuk simak bareng-bareng!

1. Operator komputer

Tugas utama dari operator komputer hanyalah mengikuti instruksi dan arahan dari sang programmer ketika menjalankan sistem komputer. Operator komputer juga bertanggung jawab dalam melakukan proses pengolahan data yang ada kaitannya dengan komputer.

2. Teknisi komputer

Secanggih-canggihnya perangkat komputer, yang namanya mengalami kerusakan merupakan hal lumrah dan nggak bisa dihindari. Di sinilah peran teknisi komputer dibutuhkan. Maka dari itu, salah satu jenis brainware ini harus memahami berbagai macam permasalahan pada perangkat komputer, kemudian menganalisa dan melakukan perbaikan secara benar.

3. Project manager

Mempunyai kemampuan memimpin yang baik adalah tugas utama dari seorang project manager. Hal tersebut dikarenakan segala sesuatu berkaitan dengan pengaturan, mulai dari waktu, koordinasi antar divisi, hingga pengaturan budget pun juga menjadi tanggung jawab project manager sebagai brainware.

4. Trainer

Jenis lain dari brainware adalah trainer. Menjadi seorang trainer berarti mengambil peran sebagai brainware. Dikarenakan seorang trainer harus mempunyai cakupan dan penguasaan ilmu yang luas serta mendalam, maka tidak heran jika jenis brainware ini sebagai pengatur distribusi data (di sini cakupannya adalah ilmu pengetahuan) dari satu orang ke yang lainnya.

5. Spesialis jaringan

Menjadi seorang spesialis berarti menguasai satu bidang tertentu secara mendalam. Itu artinya, spesialis jaringan pada brainware adalah bertanggung jawab atas segala hal yang terkait pada jaringan komputer.

6. Konsultan

Meskipun seorang konsultan terlihat hanya memberikan nasihat ataupun rekomendasi terhadap sesuatu, akan tetapi hal yang diutarakan juga tentunya berdasarkan penilaian, riset, dan uji coba, sehingga seorang konsultan pun dapat dikatakan sebagai brainware.

7. Sistem analis

Kejelian menjadi kemampuan utama yang dimiliki seorang sistem analis. Jenis brainware satu ini bertanggung jawab dalam melakukan pemantauan, evaluasi, hingga melakukan perancangan terkait program-program yang akan dijalankan ke depannya.

8. Programmer

Seorang programmer tentunya adalah brainware yang keberadaannya sangat dibutuhkan dalam dunia komputer. Melakukan perancangan hingga memastikan semua berfungsi dengan baik, menjadikan programmer sebagai salah satu jenis brainware dengan kedudukan penting.

9. Database administrator

Berkutat pada sistem database, jenis brainware administrator bertanggung jawab untuk memantau aplikasi, organisasi, hingga database lainnya yang memang dianggap penting.

Contoh brainware

Nah, setelah kamu mengetahui jenis-jenis brainware, berikut Jagoan Hosting berikan contohnya. Adapun contoh brainware adalah:

1. EDP department

Entry Data Processing (EDP) mempunyai tugas untuk mengelola data-data komersil perusahaan dengan sistem elektronik dan dilakukan secara otomatis.

Misalnya, sebuah penjualan produk elektronik smartphone mempunyai beberapa data yang harus diolah, seperti jumlah stok produk, total penjualan, dan laporan pembelian dari para pelanggan. Nantinya, EDP department akan mengelola semua data tersebut secara terorganisir berdasarkan jenis-jenis datanya.

2. Netter

Netter merupakan contoh brainware yang memudahkan individu atau sekelompok orang dalam mencari informasi di internet. 

Misalnya saja, kamu mencari informasi terkait laptop terbaru di search engine seperti Google, maka nantinya terdapat deretan informasi terkait apa yang kamu mau, mulai dari artikel, link video hingga gambar.

3. Network system

Sistem jaringan (network system) merupakan media yang bertugas menangani sebuah jaringan. Biasanya, sistem jaringan terdiri dari banyak sekali layanan yang nantinya dapat digunakan oleh publik untuk berbagai macam kebutuhan yang mengandalkan komputer dan jaringan internet.

Bagaimana, sekarang sudah semakin paham bukan dengan istilah brainware? Dari penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa brainware memiliki peran penting dalam pengoperasian suatu komputer. Sebab, secanggih apapun hardware dan software, tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya brainware handal. Terakhir, semoga artikel ini bermanfaat ya! Kabar baiknya, untuk kamu ataupun teman yang mempunyai peran sebagai brainware, Jagoan Hosting siap membantu setiap project yang ingin kamu kerjakan, lho! Misalnya saja seperti kebutuhan dalam mengelola server. Untuk lebih lengkapnya, yuk cek di sini, ya!

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like