- Google Trends membantu pebisnis memahami apa yang sedang dicari orang di internet.
- Tren yang sedang berjalan dapat dijadikan acuan untuk menentukan waktu promosi yang tepat.
- Data tren di tools ini bisa kamu percaya karena bersumber langsung dari Google Search, sehingga cukup akurat.
Mau Website Keren dengan Budget Terbatas?
Nggak perlu modal besar buat punya website profesional. Hosting Murah Jagoan Hosting kasih kamu semua yang dibutuhkan. Cocok untuk pelajar, freelancer, UMKM, bahkan pemula sekalipun. Plus support nonstop 24 jam
Mengapa Pebisnis Harus Paham Google Trends?
Google Trends bisa membantu kamu memahami apa yang sedang dicari orang di internet. Dengan menggunakan data ini, bisnismu berpeluang ikut masuk ke tren yang sedang naik dan memanfaatkannya untuk meningkatkan eksposur.
Misalnya, pencarian yang sedang tren adalah “ide bisnis UMKM untuk karyawan”, website bisnismu bisa membuat konten blog tentang macam-macam ide bisnis UMKM yang bisa dilakukan oleh karyawan.
Dengan memanfaatkan tren yang sedang berlangsung, website kamu bisa menaiki gelombang tren tersebut sebelum didahului oleh kompetitor.
Manfaat Google Trends untuk Bisnis
Tools ini dikenal sebagai alat riset untuk melihat apa yang sedang ramai di internet. Namun, jika dimanfaatkan dengan tepat, alat ini bisa menjadi senjata untuk mengembangkan bisnis. Lantas apa saja manfaatnya? Simak penjelasannya:
1. Mengidentifikasi Tren Pasar
Google Trends Indonesia membantu kamu mengetahui topik yang sedang naik sebelum menjadi tren besar. Dengan mengetahui data ini, kamu bisa lebih cepat masuk ke pasar sebelum kompetitor bergerak.
2. Validasi Ide Bisnis
Sebelum mengeluarkan biaya atau tenaga yang berujung sia-sia, sebaiknya validasi dulu dengan tools ini untuk mengecek apakah ide tersebut banyak dicari atau tidak. Jika grafik pencarian meningkat, tandanya terdapat peluang yang menjanjikan.
3. Menentukan Waktu Promosi Berdasarkan Riset
Pola naik dan turunnya tren bisa Sobat manfaatkan untuk menjadi acuan dalam menentukan waktu promosi yang tepat.
Jadi kamu bisa menjalankan kampanye promosi di waktu yang tepat, bukan hanya asumsi. Hasilnya, anggaran promosi bisa digunakan secara maksimal.
4. Menggali Peluang Keyword Trending untuk Meningkatkan Trafik Website
Google Trends juga bisa mengungkap keyword yang sedang naik. Keyword trending ini bisa dijadikan konten blog yang memungkinkan kamu mendapatkan trafik lebih banyak daripada keyword evergreen biasa.
5. Membaca Pergeseran Minat Konsumen
Grafik pencarian juga bisa menunjukkan perubahan minat konsumen dari waktu ke waktu, Sob. Data ini bisa kamu gunakan untuk menyesuaikan strategi bisnis yang lebih sesuai dengan kebutuhan pasar.
Fitur Google Trends yang Perlu Kamu Ketahui
Agar tools ini bisa kamu manfaatkan dengan baik, pastikan kamu memahami fungsi fitur-fiturnya, apalagi jika ini pertama kalinya kamu menggunakannya. Yuk simak apa saja fiturnya sebagai berikut:
1. Trending Searches
Fitur ini berfungsi untuk menampilkan topik yang sedang viral dalam 24 jam terakhir. Kamu akan membutuhkannya jika sedang mencari ide konten untuk bisnis.
2. Interest Over Time
Fitur ini menunjukkan grafik naik-turun minat pencarian sebuah keyword. Dari sini, kamu bisa melihat apakah tren bersifat sementara atau jangka panjang. Pastikan menggunakan fitur ini ketika ingin mengambil keputusan untuk membuat konten.
3. Interest by Region
Google Trends memiliki filter Interest by Region kalau kamu ingin mengetahui wilayah dengan minat pencarian tertinggi. Biasanya filter ini cocok untuk bisnis yang memiliki target pasar di area tertentu. Dengan begitu, strategi promosi bisa lebih tepat sasaran.
4. Related Topics
Google Trends juga bisa menampilkan topik lain yang sering dicari bersamaan dengan main keyword. Fitur ini bisa kamu gunakan untuk menemukan ide baru yang belum banyak dibahas oleh kompetitor.
5. Related Queries
Related queries adalah fitur yang berisi daftar keyword turunan yang sedang naik pencariannya. Keyword ini bisa kamu manfaatkan untuk pembuatan konten. Justru, konten yang bersifat spesifik dari penggunaan keyword turunan ini lebih mudah ditemukan user.
6. Compare Feature
Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan kamu membandingkan beberapa keyword sekaligus. Dari sini, kamu bisa melihat mana keyword yang lebih populer. Fitur ini berguna saat menentukan strategi bisnis.
7. Time Range Filter
Time range filter berfungsi untuk mengatur rentang waktu analisis, mulai dari 24 jam hingga beberapa tahun. Filter ini juga memudahkan kamu untuk membaca tren jangka pendek maupun panjang.
Cara Riset Kata Kunci Google Trends
Berbicara soal fitur-fiturnya tadi, mungkin terasa membingungkan bagi pemula. Wajar jika kamu merasa demikian. Maka supaya lebih mudah, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut:
- Masukkan keyword yang ingin kamu cari ke Google Trends
- Atur lokasi ke Indonesia agar datanya lebih sesuai dengan user di sini.
- Pilih rentang waktu (tersedia 24 jam, 7 hari, atau 12 bulan)
- Lihat grafik yang muncul, apakah keyword tersebut naik atau turun
- Cek bagian Related Queries untuk melihat ide keyword turunan yang masih satu topik
- Jika ingin membandingkan beberapa keyword, gunakan fitur Compare
- Terakhir, pilihlah keyword dengan tren yang cenderung stabil, bahkan lebih baik lagi jika tren meningkat
Contoh Analisis Google Trends untuk Bisnis
Lalu, bagaimana cara membaca data yang kamu dapatkan untuk pengembangan bisnis? Agar tidak bingung, mari lihat contoh kasus berikut:
Contoh Kasus:
Sebuah bisnis kuliner ingin membuat konten promosi sesuai tren makanan yang sedang ramai di pasar. Maka, berikut hasil analisisnya:
| Aspek yang Dianalisis | Hasil |
| Keyword | Rice bowl pedas |
| Tren pencarian | Mengalami peningkatan dalam 3 bulan terakhir. Ini menunjukkan minat pasar yang sedang naik |
| Wilayah pencarian tertinggi | Jakarta dan Jawa Barat |
| Ide konten | Konten review menu pedas atau video challenge pedas |
| Rekomendasi untuk bisnis | Sebaiknya mencoba promosi di wilayah dominan dan manfaatkan momentum tren yang naik untuk membuat konten yang bisa meningkatkan penjualan, seperti review menu pedas |
Dari analisis ini, bisnis bisa langsung menentukan konten apa yang cocok dibuat, siapa target berdasarkan wilayah, hingga strategi promosi yang tepat tanpa harus menebak-nebak minat pasar.
FAQ
Bagaimana cara melihat update Google Trends terbaru?
Kamu bisa membuka menu Trending Searches untuk melihat topik yang sedang ramai saat ini. Selain itu, atur rentang waktu ke 24 jam terakhir agar data yang muncul adalah data terbaru. Cara ini bisa kamu gunakan untuk kebutuhan content marketing.
Apakah Google Trends gratis digunakan?
Ya, tools ini bisa kamu pakai secara gratis, bahkan tanpa batasan fitur. Kamu hanya perlu akun Google untuk mengaksesnya. Tools ini bisa kamu pakai oleh individu maupun bisnis skala besar.
Seberapa akurat data dari Google Trends?
Data yang kamu lihat di tools ini bersumber langsung dari Google Search sehingga cukup akurat. Meski tidak menampilkan angka pencarian pasti, polanya bisa kamu gunakan sebagai dasar untuk analisis tren.
Eksekusi Data Google Trends untuk Bisnis dengan Website
Data yang kamu dapat dari tools ini akan lebih bermanfaat jika kamu eksekusi menjadi konten untuk kebutuhan content marketing bisnis.
Dengan landasan data yang akurat dan website yang sesuai, strateginya marketing kamu bisa membuahkan hasil yang lebih maksimal daripada hanya menggunakan asumsi.
Berbicara soal website, pastikan performanya tetap cepat. Caranya dengan menggunakan hosting yang andal.Jika kamu mencari hosting murah dan berkualitas, Jagoan Hosting bisa jadi pilihan. Hosting kami memiliki uptime hingga 99,9%, data center di Indonesia, dan dukungan WhatsApp 24/7. Ingin bertanya lebih lanjut? Bisa chat WhatsApp tim CS kami sekarang!


