SEO Blog: 12+ Cara Optimasi Blog agar Banjir Traffic

SEO blog

SEO blog merupakan optimasi terbaik supaya mendapatkan banyak traffic atau pengunjung. Dengan SEO, situs kamu tidak hanya bisa mendapatkan banyak pengunjung, tetapi juga konversi yang tinggi karena banyaknya klik.

SEO atau Search Engine Optimization merupakan suatu teknik optimasi untuk membuat website atau situs bisa mendapatkan peringkat terbaik di mesin pencari. Tentu saja dengan harapan konten bisa berada di peringkat 1 Google.

Untuk membuat blog bisa berada di peringkat teratas Google, kamu membutuhkan teknik khusus yang akan kamu pelajari pada artikel ini.

Cara Optimasi SEO Blog agar Banjir Traffic

Baik itu SEO blog WordPress, Blogger, maupun yang lainnya, secara garis besar kuncinya sama. Kamu harus bisa membuat web atau blog tersebut ramah terhadap mesin pencari.

Tidak hanya itu, kamu juga harus bisa menjadikan situs ramah terhadap pengunjung. Karena algoritma SEO terbaru sudah melihat dari sisi user.

Langsung saja, berikut ini beberapa cara meningkatkan SEO blog yang dapat kamu lakukan:

1. Tentukan Niche Blog

Sebelum melangkah lebih jauh, tentukan terlebih dahulu niche atau topik blog. Terutama bagi kamu yang akan baru mulai, pertimbangkan dengan matang apa tema besar website yang akan dijalankan nantinya.

Apakah kamu ingin membuat blog pendidikan? kesehatan? teknologi? atau yang lainnya? Usahakan memilih tema yang benar-benar kamu kuasai.

Tujuannya supaya kamu bisa membuat konten secara maksimal. Konten adalah raja yang harus dibuat dengan sebaik mungkin. Jika kamu sudah mempunyai blog, bisa langsung ke optimasi selanjutnya.

2. Identifikasikan Target Audiens

Cara optimasi SEO blog selanjutnya adalah dengan mengidentifikasi target audiens. Misalnya, kamu yang membuat blog pendidikan, maka target pembacanya tentu saja anak sekolah.

Dengan mengetahui target audiens, kamu bisa lebih mudah membuat artikel sesuai dan dibutuhkan oleh pembaca. Selain itu, kamu juga wajib menyesuaikan gaya bahasa tulisan dengan pembaca.

Sebagai contoh, jika pembacanya adalah anak sekolah, maka gunakan bahasa yang sederhana dan tidak terlalu rumit. Dengan begitu, ketika membaca tulisanmu mereka tidak kesulitan memahaminya.

3. Menggunakan Domain TLD

Dengan domain TLD seperti .com, .net, atau .id membuat blogmu terlihat lebih profesional di mata pembaca. Katakanlah ada dua blog yang membahas tema sama, blog A ‘artikelpedia.blogspot.com’ dan blog B ‘artikelpedia.com’

domain

Mana blog yang kira-kira akan dibuka? Tentu saja blog B karena linknya lebih simpel sehingga lebih menarik. Untuk bisa memakai domain TLD, kamu harus pilih perusahan register Domain terpercaya yaitu Jagoan Hosting yang bisa kamu dapatkan di Beli Domain Murah.

Cek Konten Lainnya:
Apa itu UTM Link? Fungsi dan Cara Buatnya

4. Riset Kata Kunci

Tahap selanjutnya riset kata kunci. Hal ini dilakukan sebelum kamu membuat artikel yang nantinya akan diposting.

Mengapa kamu harus melakukan riset keyword sebelum membuat artikel? Pertama, untuk memastikan keyword tersebut ada yang mencarinya. Karena percuma saja, kalau sudah buat banyak artikel tapi tidak ada yang mencari.

Alasan kedua adalah untuk mengetahui persaingan dengan kompetitor. Contoh, jika kamu ingin melakukan riset untuk keyword “optimasi blog”, seberapa kuat persaingannya? Pertanyaan tersebut bisa terjawab apabila kamu melakukan riset kata kunci.

Ada banyak tools gratis maupun berbayar yang bisa kamu lakukan untuk riset keyword, antara lain yaitu Ubersuggest, Moz, Semrush, Keyword Tool Io, dan masih banyak lagi yang lainnya.

5. Search Intent Itu Penting

Trik seo buat blog selanjutnya adalah search intent. Hal ini sering diabaikan oleh blogger, tetapi sangat penting dalam optimasi SEO.

Search intent sendiri merupakan maksud atau tujuan seseorang mengetikkan keyword tertentu di mesin pencari. Coba posisikan kamu sebagai pembaca, ketika ingin mencari sesuatu di Google, pasti ada tujuannya bukan?

Misal, kamu mencari “harga HP Oppo A73” maka sesungguhnya kamu ingin tahu berapa harga ponsel tersebut. Bisa jadi, kamu juga ingin membandingkan harga HP OPPO A73 satu toko dengan toko lainnya di Google.

Maka dari itu, jika kamu membuat artikel dengan keyword tersebut, isinya harus menjawab rasa penasaran yang ingin mengetahui harga dari HP itu. Sehingga informasi yang ditonjolkan harus tentang harga HP OPPO A73.

Search intent terbagi menjadi beberapa jenis yang masing-masing mempunyai tujuan yang berbeda. Ada informational, transactional, navigational, dan commercial investigation.

  • Informational: bertujuan untuk mencari informasi tentang sesuatu hal dan biasanya keyword ditulis secara spesifik, contohnya ‘cara merawat kucing’.
  • Transactional: bertujuan untuk melakukan transaksi atau pembelian dan biasanya mengandung dua unsur yaitu beli + nama brand, contohnya ‘beli OPPO A95’.
  • Navigational: bertujuan untuk mencari website tertentu, tapi tidak tahu link lengkapnya, contohnya jika seseorang ingin mencari website PSSI maka ia akan mengetikkan keyword ‘PSSI’ di Google.
  • Commercial Investigation: bertujuan untuk mencari review tentang suatu produk atau jasa sebelum melakukan pembelian, contohnya yaitu ‘ponsel OPPO terbaik’.

6. Menulis Evergreen Content

Salah satu kunci apakah blog atau website bisa mendapatkan banyak visitor tentu saja dari artikel atau konten yang dibuat. Berdasarkan jumlah pencariannya, ada dua jenis keyword yaitu evergreen content dan trending content.

Evergreen content merupakan artikel yang tidak ketinggalan zaman. Artikel tersebut pasti selalu dicari sampai kapan pun itu, seperti:

  • Cara membuat puding.
  • Cara menulis artikel.
  • Manfaat daun pisang.
  • Dsb.
Cek Konten Lainnya:
Meningkatkan Kualitas Akun Instagram Lewat Feed? Lakukan 5 Tips Berikut!

Sedangkan trending content adalah artikel yang ditulis dengan tujuan mendapatkan perhatian dari audiens secara cepat. 

Meski bisa menghasilkan traffic tinggi dalam waktu cepat, lama kelamaan akan drop lagi karena user tersebut sudah mulai lupa, contohnya:

  • Hasil pertandingan Liga Inggris pekan ke 11
  • Informasi tokoh yang meninggal dunia.
  • Kasus hukum tertentu.
  • Dsb.

Walaupun sama-sama bisa menambah traffic, evergreen content lebih baik karena bisa mendatangkan pengunjung secara terus menerus.

7. Membuat Artikel yang Berkualitas dan Bermanfaat

Apapun artikel yang kamu buat, pastikan isinya benar-benar berbobot dan bermanfaat. Jangan sampai kamu membuat artikel asal-asalan yang penting jadi.

Artikel berkualitas adalah tulisan bisa membuat pembaca merasa puas setelah membacanya dan mereka merasa artikel tersebut bisa menjadi jawaban apa yang mereka cari. 

Usahakan tidak terlalu berfokus pada jumlah kata, tetapi dari kualitas artikelnya. Artikel 700 kata yang berkualitas dan bermanfaat jauh lebih baik daripada artikel 3000 kata yang tulisannya buruk dan berbelit-belit.

8. Membuat Judul yang Menarik

Kamu mungkin bertanya-tanya, apa hubungannya judul artikel dengan traffic? Tentu saja ada hubungannya.

Judul yang menarik akan lebih mengundang klik daripada judul yang biasa-biasa saja. Sekarang, coba lihat kedua judul di bawah ini.

  • Tips Mengatasi Rambut Rontok dengan Mudah dan Cepat.
  • Tips Mengatasi Rambut Rontok.

Manakah yang lebih menarik? Tentu saja judul yang pertama bukan? User lebih tertarik mengklik judul pertama karena adanya kata ‘mudah dan cepat’.

Berbeda halnya dengan judul kedua yang biasa-biasa saja, tidak ada kata yang menarik perhatian. Jadi, saat membuat judul artikel sebaiknya berikan kata-kata yang sekiranya bisa mengundang klik.

9. Membuat Meta Deskripsi yang Menarik

Cara optimasi SEO blog selanjutnya adalah dengan membuat meta deskripsi yang menarik. Dalam pembuatan artikel SEO Friendly, bagian meta deskripsi ini sebaiknya memang kamu isi.

Meta deskripsi akan muncul di pencarian Google pada bagian bawah judul artikel. Dalam pembuatan meta deskripsi, sebaiknya berjumlah 120-130 karakter.

Selain itu di dalamnya, harus mengandung keyword atau kata-kata yang bisa mengundang orang mengklik artikel tersebut. Contohnya seperti ini:

‘Panduan lengkap membuat blog dari pemula sampai mahir, dengan materi terbaik dan terlengkap dari ahlinya’.

Ketika judul sudah menarik, apalagi meta deskripsinya juga menarik, besar kemungkinan artikel tersebut akan terbaca.

Internal link adalah tautan yang mengarah ke artikel lainnya yang masih dalam satu blog atau website. 

Dengan memasang internal link di dalam artikel yang dibuat, blog berpeluang mendapatkan lebih banyak views karena pengunjung juga mengklik link tersebut dan membacanya.

Cek Konten Lainnya:
Definisi Marketing Automation dalam Bisnis, Manfaat & Contohnya

Tetapi, optimasi internal link tidak bisa kamu lakukan secara asal-asalan. Arahkan internal link ke postingan yang benar-benar relevan sehingga pembaca lebih tertarik untuk mengklik.

Tidak ada aturan khusus seberapa banyak internal link yang sebaiknya dipasang. Silakan pasang saja secukupnya saja.

11. Posting Secara Rutin

Untuk menjaga stabilitas traffic website, salah satu cara yang dapat kamu lakukan adalah dengan memposting artikel secara rutin. Pastinya artikel terbaik yang sudah kamu optimalkan sesuai kaidah SEO dan user experience.

Dengan membuat artikel secara rutin, blog kamu tidak akan mudah kehilangan visitor. Justru pengunjung setia blogmu akan menantikan postingan apa yang akan kamu buat selanjutnya.

Menulis artikel itu tidak hanya setiap hari, dua hari sekali, atau tiga hari sekalipun tidak masalah asal konsisten.

12. Menambahkan Gambar

Blog yang hanya berisi tulisan saja pastinya sangat membosankan. Tidak ada daya tariknya sama sekali. Masih mending kalau tulisannya bagus, bagaimana jika jelek? Kemungkinan besar blog tersebut tidak akan ada pembacanya.

Fakta yang tidak terbantahkan adalah gambar bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Pembaca pastinya lebih suka dengan konten yang ada gambar.

Kamu harus bisa memberikan gambar terbaik dan relevan dengan artikel yang sudah dibuat. 

Misalnya, artikel dengan judul ‘Cara Menanam Jagung’ maka gambar yang bisa dipasang adalah gambar yang berhubungan langsung dengan budidaya jagung.

Selain itu, saat memasukkan gambar jangan lupa untuk menambahkan alt text image. Ini bertujuan supaya mesin pencari bisa memahami dan membaca blog tersebut memiliki konten yang ada gambarnya.

Dan satu lagi, alangkah lebih baik jika gambar tersebut kamu compress supaya tidak terlalu memberatkan blog. PNG dan JPG menjadi format gambar terbaik untuk saat ini.

13. Optimasi Kecepatan Blog

Cara optimasi SEO Blogger maupun WordPress yang juga harus kamu lakukan adalah mengoptimalkan kecepatan blog. 

Alasannya karena sebagus apapun artikel yang kamu buat dan secantik apapun gambar yang kamu pasang, kalau blognya lelet tidak ada artinya.

Kamu harus bisa membuat blog yang bisa cepat terbuka saat orang lain mengaksesnya. Lalu bagaimana caranya mengoptimalkan kecepatan blog? Secara garis besar, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan yaitu:

  • Mengkompres gambar.
  • Menghapus plugin yang tidak perlu.
  • Mengaktifkan caching.
hosting untuk wordpress cepat

Sangat mudah kan, Sob? Itulah dia cara optimasi SEO blog untuk meningkatkan traffic dan rasakan sendiri perbedaannya setelah melakukannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
membuat judul artikel
Read More
Cara Membuat Judul Artikel yang Menarik dan 10+ Contohnya
Artikel yang bagus saja tidak cukup,  kamu juga membutuhkan judul yang menarik. Judul artikel merupakan bagian penting yang…
belajar SEO
Read More
Belajar SEO untuk Pemula dengan 10 Langkah Ini
SEO merupakan faktor krusial dalam digital marketing yang kini semakin berkembang. Namun, untuk seorang pemula, belajar SEO dapat…