Cara Membuat Website Desa, Fungsi, Manfaat dan Contohnya

cara membuat website desa

Seiring berkembangnya teknologi, web development sangat dibutuhkan oleh berbagai pihak, tidak terkecuali masyarakat di desa. Mengetahui cara membuat website desa dapat bermanfaat untuk mempromosikan potensi daerah.

Ya, sudah saatnya bagi masyarakat desa untuk beradaptasi dan mengikuti perkembangan teknologi agar tidak selalu tertinggal.

Keberadaan website sendiri akan sangat bermanfaat, termasuk dalam mempermudah masyarakat memperoleh informasi dengan cepat dan akurat. 

Lalu, bagaimana langkah-langkah membuat website desa? Yuk, simak langkah lengkapnya di sini.

Pengertian Website Desa

Sesuai namanya, website desa merupakan situs yang mencangkup informasi, berita, progres kerja pemerintah, dan lembaga yang berada di suatu desa.

Website desa juga merupakan bentuk kehadiran pemerintah desa di dunia internet, sebagai salah satu bentuk untuk pemanfaatan bidang teknologi dan informasi. 

Diharapkan setiap informasi yang diberikan nantinya bisa transparan dan dapat menjadi sarana komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa demi kemajuan bersama.

Fungsi Website Desa

Adapun beberapa fungsi website desa adalah sebagai berikut. Yuk simak Sob!

1. Sarana Membangun Citra dan Promosi Desa

Pertama, pembuatan website desa berfungsi sebagai branding di internet sekaligus membentuk sebuah identitas agar desa dapat dikenal oleh banyak orang. 

Selain itu, situs tersebut juga bisa digunakan untuk mempromosikan semua potensi dan kearifan lokal dari sebuah desa.

2. Media Komunikasi Dua Arah

Pembuatan website desa berfungsi sebagai penyampaian aspirasi dengan mudah. 

Jika semua aspirasi serta keluhan ditampung dan direspon dengan baik, maka hal itu juga dapat menentukan branding desa.

Baca juga: Pengertian Maintenance Website, Cara, dan Tujuannya

3. Meningkatkan SDM

Pembuatan website desa berfungsi untuk meningkatkan SDM desa. 

Misalnya seperti memberikan pengetahuan seperti cara mendirikan usaha, atau mengolah hasil alam dengan maksimal. Alhasil, masyarakat pun bisa bertambah wawasannya.

4. Media Informasi Resmi

Terakhir, pembuatan website desa berfungsi untuk alat memberikan informasi resmi dan terpercaya desa.

Cek Konten Lainnya:
Cara Menggunakan Joomla untuk Pemula, Ini Panduan Lengkapnya

Itu artinya, pemerintah desa bisa melaporkan hasil program kerja dan evaluasi desa. 

Selain itu, keberadaan website desa juga bisa digunakan untuk publikasi tentang rencana sekaligus keberhasilan program kerja dan pengembangan kemajuan desa.

Manfaat Website Desa

Lalu, apa manfaat website desa? Berikut penjelasannya Sob!

1. Meningkatkan Pelayanan Masyarakat

Hal ini mungkin terjadi melalui pemberian informasi mengenai pelayanan desa dengan lebih mendetail. 

Apalagi mengingat pelayanan yang berbasis online ini dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh masyarakat desa.

2. Dapat Dikenal Masyarakat Luas

Dengan website desa, bukan tidak mungkin sebuah desa terpencil bisa dikenal oleh masyarakat luas Indonesia. 

Dengan banyaknya orang yang mengenal dan tertarik akan potensi tersebut, tentu dapat menaikkan pendapatan masyarakat setempat.

3. Memberikan Kesan Profesional

Dengan memiliki sebuah website, maka citra baik dan kesan profesional dari suatu desa tersebut pun akan muncul.

4. Mempererat Hubungan dengan Warga

Karena mudah dan transparan, keberadaan website desa juga akan berdampak pada kepercayaan masyarakat bahwa pemerintah desa selalu memberikan pelayanan terbaik. 

Hal ini tentu akan mempererat hubungan pemerintah desa dengan masyarakatnya. 

Selain itu, website desa juga bisa menjadi sinyal positif bahwa pemerintah desa sukses dalam mengenalkan desanya ke masyarakat luas.

Baca juga: Kenali PWA (Progressive Web App) agar Website Lebih Cepat

Cara Membuat Website Desa

Memiliki website desa adalah sebuah investasi bagi kemajuan desa. Oleh karena itu, ada baiknya bila kamu mempelajari bagaimana cara membuat website desa.

Berikut adalah langkah-langkah membuat website desa yang bisa kamu ikuti dengan mudah. Yuk simak Sob!

1. Mendaftar Domain di desa.id

Pertama, cara membuat website desa adalah dengan mendaftar ke domain desa.id dan harus dilakukan oleh aparat yang berwenang. 

Adapun dalam hal ini, langkah-langkah membuat website desa adalah sebagai berikut:

  • Masuk ke halaman domain.go.id.
  • Lakukanlah pendaftaran akun.
  • Isi data yang diperlukan dan klik Submit. 

Akan ada proses verifikasi data hingga maksimal 4 hari. Email verifikasi akan dikirimkan ke PNSmail. 

  • Setelah berhasil login, pilih menu Pendaftaran Domain dan cek ketersediaan nama domain desa.id
  • Lanjutkan proses pengisian data dan berkas pendukung, Jika sudah selesai pilih Confirm lalu klik Submit.

Sampai di sini, proses pendaftaran domain untuk cara membuat website desa telah selesai.

2. Memilih Layanan Hosting

Cara membuat website desa yang kedua adalah dengan memilih layanan Hosting. 

Sebelumnya, kamu akan memilih ketersediaan nama domain desa.id yang akan digunakan. Misalnya yaitu:

  • Namadesa.desa.id
  • Namadesa-kecamatan.desa.id
  • namadesa-kabupaten.desa.id

Hosting merupakan tempat untuk menyimpan data-data website seperti gambar, audio, video, dan lainnya. 

Cek Konten Lainnya:
Mengenal CMS Ghost, Fitur dan Perbandingan dengan WordPress

Ada banyak pilihan hosting yang bisa kamu manfaatkan untuk cara membuat website Desa. 

Kamu bisa memilih hosting murah di Jagoan Hosting untuk memenuhi kebutuhan hosting website Desamu Sob. 

Jangan ragu untuk memilih Jagoan Hosting Sob. Jagoan Hosting memiliki pemilihan area yang fleksibel, terlengkap dan unggul dalam kualitas dengan harga minimal.

Baca juga: Pengertian Website Responsive, Ini Syarat & Cara Membuatnya

3. Melakukan Instalasi WordPress

Setelah memilih domain dan hosting dari Jagoan Hosting, maka cara membuat website desa selanjutnya adalah dengan melakukan instalasi WordPress.

Peran WordPress pada cara membuat website Desa adalah sebagai Content Management System yang dapat memudahkanmu dalam mengelola konten website desa, Sob.

4. Memilih Tema

Cara membuat website desa dengan WordPress keempat adalah dengan memilih tema. 

Tersedia banyak pilihan tema di WordPress baik yang gratis maupun berbayar.

Pastikan untuk selalu menyesuaikan pemilihan tema pada website desa sebelum melakukan instalasi. Pertimbangkan beberapa hal seperti:

  • Memilih desain minimalis agar website tampak menarik dan ringan diakses.
  • Memilih tema yang responsive agar terlihat baik saat diakses berbagai perangkat berbeda. 
  • Fitur SEO agar website SEO Friendly dan akan mudah bagi website Desa tampil di halaman utama mesin pencarian
  • Cross Browser Compatibility agar mampu diakses dengan baik menggunakan berbagai browser yang berbeda. 

Adapun untuk cara instalasinya sendiri adalah seperti berikut Sob.

  • Masuk dashboard WordPress
  • Masuk ke menu Appearance dan klik Themes
  • Klik Add New untuk menambah tema baru.
  • Dan pilih tema lalu klik Install dan Aktivasi. 

5. Memasang Plugin

Terakhir, cara membuat website desa dengan WordPress adalah dengan memasang plugin. 

Plugin akan membuat website bisa berfungsi secara optimal. Nah WordPress sendiri memiliki beragam pilihan plugin, Sob. 

Adapun cara install plugin dari Dashboard adalah dengan pilih Plugin lalu Add New. Pilih plugin lalu klik Install dan Activate. 

Dengan begitu, cara membuat website desa sudah selesai Sob.

Baca juga: 6 Tahapan Membuat Website Lengkap untuk Pemula, Tanpa Ribet!

Informasi yang Harus Ada di Website Desa

Setelah memahami bagaimana cara membuat website desa, maka kamu juga harus tahu informasi apa sajakah yang harus terdapat di dalamnya. 

Adapun beberapa informasi yang harus terdapat di website desa adalah sebagai berikut.

1. Profil Lengkap Desa

Profil desa adalah informasi umum dan spesifik mengenai desa, mulai dari kondisi geografis, sejarah, wilayah, kepadatan penduduk, dan lainnya. 

Mencantumkan profil desa bertujuan agar para pengunjung mengetahui lebih lengkap mengenai kondisi yang ada pada desa.

2. Struktur Organisasi Perangkat Desa

Setiap desa pasti mempunyai sebuah organisasi. Kamu juga bisa menampilkan struktur organisasi perangkat desa di website desa.

Cek Konten Lainnya:
Mau Jadi Full Stack Developer? Kenali Dulu 5 Fakta di Bawah Ini!

Dalam struktur organisasi ini, kamu bisa menampilkan kepala desa, kaur, sekretaris, dukuh, dan lainnya. 

Akan lebih baik lagi jika kamu melengkapinya dengan tugas dan wewenang dari setiap perangkat desa.

3. Cakupan Wilayah dan Data Pendukung

Desa umumnya dibagi menjadi beberapa wilayah lebih kecil yang biasanya akan dikepalai seorang dukuh. 

Informasi tentang dukuh juga perlu dicantumkan agar setiap pengunjung website mudah mengetahuinya dengan cepat dan cakupan wilayah desa pun bisa terlihat dengan lebih jelas. 

Selain itu, kamu juga bisa melengkapinya pada peta dari Google Maps agar masyarakat lain di luar desa dapat mengunjungi wilayah tersebut dengan mudah.

4. Agenda dan Potensi Desa

Sebagai pemerintah desa, sudah seharusnya bisa menyampaikan agenda dan potensi desa kepada masyarakat sekitar. 

Dengan begitu, masyarakat akan lebih mudah dan cepat untuk mengetahuinya.

Baca juga: 10 Contoh Desain Website Keren untuk Dijadikan Inspirasi

Contoh Website Desa yang Bagus

Setelah mengetahui bagaimana cara membuat website desa dan daftar informasi apa saja yang harus ada di dalamnya, berikut beberapa contoh website desa keren yang bisa kamu jadikan sumber inspirasi. Yuk simak Sob!

1. Desa Bulakan

Website desa Bulakan mengusung desain one page atau satu halaman penuh. Pengunjung akan disuguhi slideshow potensi desa dengan animasi zoom-in dan zoom-out yang menarik.

Desa bulakan adalah nominator desa terbaik versi IWA atau Indonesia Website Award

Pada website desa Bulakan, kamu dapat mengetahui statistik penduduk dan laporan anggaran yang bisa diakses dengan mudah.

2. Desa Dermaji

Website desa Dermaji mempunyai tampilan simple dengan header hero yang besar sehingga ketika masuk, kamu akan langsung disambut foto kegiatan desa.

Di sini, kamu bisa mengakses berita terkini dengan mudah berkat tombol Call-to-Action yang ditempatkan. 

Sebagai tambahan informasi, website desa Dermaji adalah pemenang ID website Award PANDI 2018.

3. Desa Pegiringan

Desa Pegiringan mempunyai website desa yang berisikan informasi terkini lengkap dengan tampilan website yang menarik. 

Sama seperti desa Dermaji, desa Pegiringan juga menjadi pemenang ID website Award PANDI 2018. 

Itulah informasi tentang cara membuat website desa beserta fungsi, manfaat dan contohnya. Tidak diperlukan keahlian khusus untuk mulai membangun website desa yang informatif, Sob cukup mengikuti langkah mudah yang telah diberikan. Semoga informasinya bermanfaat, ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like
blogger adalah
Read More
Apa itu Blogger? Fungsi, Penghasilan dan Bedanya dengan Blog
Blogger adalah istilah yang bisa merujuk pada dua konotasi yang berbeda. Pertama, blogger sebagai platform dan blogger sebagai…
cek website down
Read More
10+ Cara Cek Website Down dan Cara Mengatasinya
Ada kalanya pengguna internet tidak dapat mengakses suatu website. Ketika mengalaminya, kamu bisa mencoba cek website down untuk…