Bisnis digital adalah kegiatan perdagangan yang dalam prosesnya memanfaatkan kemajuan teknologi. Meski memiliki tantangan tersendiri, usaha dengan cara ini ternyata juga dapat memberikan banyak keuntungan. 

Nah, bagi kamu yang  sudah memiliki perusahaan startup atau ingin mulai menekuni dunia ini, ada baiknya untuk menelaah terlebih dahulu apa itu bisnis digital dan bagaimana cara mengembangkannya. 

Yuk simak artikel berikut untuk menemukan ide bisnis digital 2022 yang bisa jadi peluang dalam mengembangkan usaha kamu!

Apa itu Bisnis Digital?

Pada era perkembangan teknologi dan internet, digital business menjadi salah satu usaha yang paling diminati saat ini.  Banyak para pebisnis sudah mulai mengembangkan usahanya pada digital business dengan tujuan menjangkau market yang lebih luas. Lalu, apa itu bisnis digital? 

Bisnis digital adalah tipe usaha yang menggunakan perkembangan teknologi untuk menciptakan atau memasarkan produk maupun jasa. Selain itu, bisnis digital adalah usaha untuk meningkatkan pengalaman baik para pelanggannya (user experience).

Pada intinya, pebisnis yang merambah pada ranah digital bertujuan biasanya memilih digital business untuk mendapatkan keuntungan dan mendapatkan pelanggan sebanyak-banyaknya.

Baca juga: 25 Ide Bisnis Online yang Menguntungkan di 2022 untuk Pemula

Macam-Macam Bisnis Digital

Saat ini digital business sudah memiliki beberapa macam. Berikut ini adalah beberapa macam-macam bisnis digital yang tengah berkembang di Indonesia.

1. Marketplace

Marketplace adalah salah satu digital business yang memiliki sistem peer to peer, atau disebut dengan two sided. Digital business ini juga menjadi tren karena dapat dipakai untuk kerjasama dengan berbagai pihak, dengan tujuan mempromosikan penjualan melalui platform

Contoh bisnis digital marketplace yang populer di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak, Bibli, Shopee dan lain-lain. 

2. On-demand

Digital business selanjutnya adalah on-demand. On-demand adalah digital business yang menawarkan produk secara online atau virtual dan biasanya digunakan oleh penggunanya untuk waktu tertentu.

Contoh bisnis digital on-demand seperti, Apple TV+, Google Play Movies, Amazon Video dan lain-lain. 

3. E-commerce

E-commerce merupakan salah satu digital business yang kadang-kadang sering disamakan dengan marketplace. Namun, bedanya dengan marketplace, e-commerce hanya bisa melalui pendekatan satu sisi, persaingannya pun tidak seketat marketplace

Hal ini dikarenakan tidak ada pihak ketiga yang menjual barang di platform ini, biasanya pemilik e-commerce hanya menjual produk yang dimiliki oleh produk itu sendiri. Salah satu contohnya adalah Amazon. 

4. Experience

Digital business satu ini berhubungan dengan pengalaman penggunanya. Digital business experience juga bisa dibilang baru dalam industrinya. Experience ini menggunakan teknologi.

Salah satu digital business experience adalah Tesla, perusahaan teknologi ini mengimplementasikan serangkaian teknologi canggih untuk memberikan pengalaman terbaik pelanggannya. 

5. Subscription

Digital business selanjutnya adalah subscription. Subscription memiliki sistem berlangganan produk dalam kurun waktu yang ditetapkan.

Biasanya pengguna akan membayar biaya berlangganan untuk bisa mendapatkan konten yang ditawarkan. Contoh dari bisnis ini adalah Netflix atau Disney+. 

Baca juga: 13 Perbedaan E-Commerce dan Marketplace yang Perlu Kamu Tau!

6. Ecosystem

Ecosystem adalah digital business yang menawarkan berbagai layanan untuk digunakan oleh konsumen, dan sekaligus dapat menghubungkan semuanya menjadi satu. Contoh bisnis digital ecosystem adalah Amazon, Google, Apple, dan lain-lain. 

7. Freemium

Freemium merupakan gabungan dari kata free dan premium. Bisnis ini memiliki sistem yang menggabungkan antara layanan free dan juga premium. Pelanggan bisa menikmati serangkaian fitur sesuai dengan biaya yang dibayarkan. 

Biasanya fitur gratis bisa digunakan namun pengguna akan diberikan beberapa iklan. Bagi pengguna yang terganggu dengan iklan bisa upgrade menjadi fitur premium dengan membayar biaya berlangganan. Contoh bisnis digital Freemium adalah Spotify. 

8. Open Source

Open source adalah digital business yang bisa digunakan gratis. Biasanya pendapatan dari open source ini berasal dari sponsorship atau partnership. Contoh perusahaan yang menerapkan open source adalah Linux dan Firefox. 

9. Sharing Model

Digital business selanjutnya adalah sharing model. Sharing model adalah layanan penyedia produk yang dapat digunakan bersama. Contoh bisnis ini adalah Airbnb yang biasanya harus melakukan booking dari aplikasi. 

10. Jenis Bisnis Digital Free

Jenis digital business ini biasanya menawarkan produk dan jasa secara gratis, untuk mendapatkan pemasukan biasanya pengguna harus melakukan upgrade menjadi paket premium terlebih dahulu. Contoh bisnis digital ini adalah Google. 

Ide Bisnis Digital

Setelah mengetahui macam-macam bisnis digital. Bagaimana sob, apakah tertarik untuk membuat salah satunya? Berikut ini adalah 7 ide bisnis digital yang bisa kamu pakai untuk mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan teknologi dan internet. 

1. Konsultan Digital Marketing

Seiring dengan perkembangan internet, digital marketing menjadi salah satu cara pemasaran yang kini banyak digunakan oleh perusahaan. Nah, dengan potensi ini kamu bisa menjadi seorang profesional yang ahli untuk menjadi konsultan dalam bidang digital marketing. 

Kamu juga bisa membantu brand atau perusahaan untuk mendapatkan calon customer dan menyusun strategi pemasaran yang dilakukan. 

2. Jasa Design Website

Melakukan pemasaran melalui website juga menjadi cara yang banyak diminati saat ini. Kamu bisa memanfaatkan potensi ini untuk membuka jasa design website dengan tujuan membantu perusahaan meningkatkan penjualan.

Situs web ini juga bisa menjadi alat pemasaran atau dibuat seperti toko online.

Baca juga: 6 Contoh Website E-Commerce dan Tips Membuatnya!

3. Membuat Mobile Application

Saat ini banyak orang yang mengakses segala informasi melalui smartphone, tablet, dan lain sebagainya. Maka dari itu, mobile application bisa menjadi salah satu ide bisnis.

Kamu bisa memanfaatkan pemrograman yang dirancang dengan menggunakan bahasa pemrograman dan menampilkan kelebihan dari menggunakan aplikasi tersebut. 

4. Mengadakan Online Teaching and Learning

Ide bisnis digital berikutnya adalah online teaching and learning. Ide bisnis ini juga cukup berpotensi apalagi saat kasus Covid-19 meningkat. Banyak sekolah dan kampus melakukan pembelajaran secara daring atau online. 

5. Dropshipper

Menjadi dropshipper juga bisa menjadi ide bisnis digital, kamu dapat menjual produk tanpa harus membuka toko, memiliki gudang, atau repot dengan pengiriman. Pada dasarnya, menjadi dropshipper, kamu bisa hanya sebagai penghubung antara pembeli dan produsen barang. 

6. Onlineshop

Memiliki online shop juga bisa menjadi ide bisnis digital yang menjanjikan saat ini. Kemudahan yang ditawarkan membuat penggunanya bisa melakukan transaksi jual beli dengan mudah. 

Nah, buat kamu yang tertarik untuk memiliki online shop, kamu bisa membuat toko online sendiri dengan paket layanan dari Jagoan Hosting. Hanya dengan 45 ribu saja, kamu sudah bisa memiliki toko online sendiri. 

7. Affiliation Business

Menjadi affiliation business adalah memasarkan barang atau jasa orang lain biasanya pendapatannya didapatkan dari komisi. 

Untuk menjadi affiliation business, kamu bisa mendaftar pada program afiliasi. Biasanya kamu akan mendapatkan kode referral atau link khusus untuk memasarkan produk atau jasa orang lain. 

Demikian penjelasan lengkap mengenai apa itu bisnis digital beserta beberapa contoh yang bisa kamu jadikan inspirasi ke usaha kedepannya.

Selain ide bisnis digital, yuk simak informasi menarik lainnya seputar teknologi, bisnis dan development di Blog Jagoan Hosting, dan Jangan lupa cek tawaran layanan web hosting murah agar tidak ketinggalan diskon dan promonya sekarang juga!

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like